Maestro & Pelestari

Tokoh Budaya Kalsel

Maestro & Pelestari Warisan Banua — para seniman dan budayawan yang mendedikasikan hidupnya untuk menjaga kekayaan budaya Kalimantan Selatan.

Menampilkan 6 tokoh
H. Ahmad Syahroni
Maestro Madihin

H. Ahmad Syahroni

Kota Banjarmasin

Seniman madihin terkemuka yang telah menghibur dan mendidik masyarakat selama 35 tahun. Maestro dalam seni improvisasi pantun spontan khas Banjar yang penuh kecerdasan verbal.

Hj. Salmah Noor
Sastra Banjar

Hj. Salmah Noor

Kab. Banjar

Penulis dan peneliti sastra Banjar yang telah mendokumentasikan ratusan cerita rakyat, syair tradisional, dan pantun khas Kalimantan Selatan dalam 12 buku karya.

Drs. H. Masni Baihaki
Pantun Banjar

Drs. H. Masni Baihaki

Kab. Tapin

Ahli pantun Banjar yang aktif mengajarkan seni berpantun kepada generasi muda di sekolah-sekolah dan berbagai forum budaya di seluruh Kalimantan Selatan.

Julak Irung
Ritual Dayak

Julak Irung (Pak Imun)

Kab. Hulu Sungai Selatan

Balian (dukun ritual) terpercaya masyarakat Dayak Meratus yang menjaga kelestarian ritual Aruh Ganal, pengobatan tradisional, dan pengetahuan leluhur pegunungan.

Hj. Rahmawati
Pelestari Sasirangan

Hj. Rahmawati

Kab. Banjar

Pengrajin sasirangan generasi ketiga yang aktif melatih lebih dari 200 pembuat kain tradisional sasirangan serta memperkenalkan motif-motif kuno yang hampir terlupakan.

Ustadz H. Bahruddin
Sinoman Hadrah

Ustadz H. Bahruddin

Kota Banjarmasin

Tokoh seni hadrah Islam Banjar yang mempertahankan dan mengembangkan tradisi sinoman hadrah sebagai warisan budaya Islam yang berpadu dengan kearifan lokal Banjar.